AgriPest

Search
Blog dan Artikel

Home / Blog & Artikel / Waspadai Leptospirosis Saat Banjir Tiba

Waspadai-leptospirosis1
Waspadai Leptospirosis Saat Banjir Tiba

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Tentu tidak ada seorang pun menginginkan hal tersebut, apalagi di tengah bencana banjir yang melanda. Salah satu penyakit yang sangat berpotensi menular saat banjir adalah leptospirosis atau penyakit yang dapat tertularkan melalui kencing tikus. Jangan sampai sudah terdampak banjir, malah terserang penyakit pula.

Leptospirosis menjadi penyakit yang tertularkan dari binatang ke manusia dengan sebaran terluas di dunia. Leptospirosis di daerah tropis menyerang saat musim hujan.

Mantan Menteri Kesehatan RI Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad(K) mengatakan penularan air kencing tikus ke dalam tubuh manusia sangat potensial saat banjir. Genangan air yang memasuki setiap sudut rumah memudahkan aliran air kencing tikus masuk ke dalam tubuh manusia.

Binatang lain pembawa bakteri Leptospira seperti sapi, kambing, babi, domba, anjing, serta kucing. Tetapi potensi menularkan bakterinya tak sebesar tikus.

Bakteri ini biasanya masuk tubuh manusia secara tak langsung. Leptospira di lingkungan berair atau berlumpur masuk melalui luka. Bakteri ini juga bisa masuk melalui mukosa (jaringan yang mengeluarkan lendir) mulut, hidung, atau mata saat berenang. Penularan langsung dari kencing hewan ke manusia jarang terjadi. Pada hampir 90 persen kasus, penyakit ini menyebabkan gejala mirip flu, seperti sakit kepala, demam, dan nyeri otot. Walau begitu, pada kasus yang jarang infeksi leptospirosis bisa berbahaya dan mengancam nyawa, termasuk gagal organ dan perdarahan dalam.

Gejala Terkena Leptospirosis

Seseorang yang tertular leptospirosis dapat terlihat dari gejala yang terjadi berupa tubuh menggigil, batuk, diare, sakit kepala tiba-tiba, demam tinggi, nyeri otot, hilang nafsu makan, mata merah, dan iritasi.

Cara Pencegahan

Cara menghindari penularan lepstospirosis dapat dilakukan dengan 6 hal.

  1. Berperilaku hidup bersih dan sehat, yakni menjaga kebersihan diri dan lingkungan
  2. Menyimpan makanan dan minuman dengan baik
  3. Mencuci tangan dan kaki serta sebagian tubuh lainnya dengan sabun
  4. Memakai sepatu dari karet dengan ukuran tinggi, dan sarung tangan karet bagi kelompok kerja yang berisiko tinggi tertular leptospirosis
  5. Membasmi tikus di rumah atau di kantor
  6. Membersihkan dengan desinfektan bagian-bagian rumah, kantor, atau gedung

AgriPest senantiasa siap menjadi partner Anda untuk solusi penanganan pengendalian tikus untuk mencegah dampak kerusakan dan penyakit yang ditimbulkan tikus sejak dini.

Dengan menggunakan pengobatan oleh teknisi yang profesional, hama tikus dapat berantas sampai ke sarangnya. Hubungi kami untuk menangani masalah HAMA pada properti atau tempat bisnis anda di area Jabodetabek, melalui 021-874 0691 (office) atau 0813 8278 7972 (mobile phone/WA).

Penulis: Admin
Dilansir dari beberapa sumber

Penulis : agripest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *