TERMITE CONTROL

LINDUNGI PROPERTI ANDA DARI BAHAYA RAYAP

Home / Service / Termite Control

Termite Control

Termite control adalah suatu pengendalian hama rayap yang meliputi pengendalian dan pencegahan terhadap serangan rayap. Dikerjakan secara aman dan menyeluruh, untuk menjamin dan melindungi aset/properti anda dari serangan rayap.

Apa itu RAYAP?

Rayap merupakan jenis serangga yang mudah untuk dijumpai. Selain itu, rayap juga kerap dianggap sebagai hama yang merusak benda yang berada di dalam rumah yang biasanya terbuat dari kayu. Oleh karena itu rayap kerap tidak disukai oleh sebagian orang.

Rayap Tinggal di Tempat Gelap

Rayap sangat menyukai tempat yang gelap dan lembap namun tetap memiliki suhu yang hangat, sehingga tidak heran jika rayap kerap tinggal di dalam kayu atau mendekati permukaan tanah.

Rayap Hidup Berkoloni

Sama seperti lebah ternyata kehidupan rayap yang berkoloni memiliki kedudukan masing-masing dalam suatu kelompok. Selain ada raja dan ratu, ada kelompok rayap tersebut juga terbagi menjadi kelompok prajurit dan kelompok pekerja.

Pembuatan Sarang yang Kompleks

Rayap pekerja akan membuat sarang dengan menggunakan tanah atau lumpur, kunyahan kayu, air liur dan kotoran rayap sendiri. Ada beberapa bagian pada sarang tersebut antara lain tempat tinggal, penampungan air melalui kondensasi, ruang untuk berkembang biak dan terkadang ada pula ruang penyimpanan makanan. Biasanya sarang rayap sering kali bertumpuk-tumpuk dan meninggi bahkan sampai muncul ke permukaan tanah.

Klasifikasi Rayap

Berdasarkan lokasi sarang (tempat tinggal), rayap dapat digolongkan dalam 3 tipe, yaitu rayap tanah, rayap kayu lembap, dan rayap kayu kering.

1. Rayap Tanah

Rayap tanah adalah serangga sosial yang hidup di dalam sebuah koloni yang terdiri dari banyak individu. Mereka ditemukan di seluruh daerah di Indonesia dan merupakan jenis rayap paling umum yang ditemukan di bangunan rumah.

Rayap tanah harus berada di dekat sumber kelembaban untuk bertahan hidup. Mereka akan membangun sarang di dekat tanah di mana mereka dapat dengan mudah memperoleh kelembaban dari tanah.

2. Rayap Kayu Basah

Rayap kayu basah biasanya menempati kayu yang membusuk yang tetap lembab dan basah karena adanya kontak dengan tanah atau hal lain yang menunjangnya, misalnya melalui kebocoran air di sebuah bangunan.

Mereka paling mungkin untuk bersarang pada kayu yang berada di area outdoor, seperti pohon, tunggul atau kayu yang bersentuhan dengan tanah.

3. Rayap Kayu Kering

Rayap kayu kering hidup di dalam koloni kecil, biasanya kurang dari 1,000 individu dan seluruhnya hidup di dalam potongan kayu. Mereka tidak seproduktif jenis rayap yang lain, namun gejala kerusakan yang ditimbulkannya dapat menjadi substansial karena kerusakan yang mereka timbulkan tidak akan terdeteksi untuk waktu yang lama sebelum mereka ditemukan.

Jenis rayap ini tidak memerlukan kontak dengan tanah dan lebih memilih daerah dengan kadar air yang rendah.